• SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
  • SMK Bisa-Hebat (Berilmu, Beriman, Berakhlak dan Beramal)

Sarung, Sejarah dan Filosofinya

Tema Ramadhan Bercerita tentang  sarung. Outfit yang satu ini sangat banyak muncul di bulan Ramadhan.

Sarung di masa lalu identik dengan busana yang dikenakan oleh para santri, namun dalam perkembangannya tidak lagi. Kini sarung banyak dipakai untuk melakukan berbagai macam aktivitas, seperti sholat, bepergian atau menghadiri undangan.

Bentuknya yang merupakan lembaran kain dan disambung di bagian tepinya selalu mengalami perkembangan.

Coraknya semakin beragam, demikian pula  modelnya. Bahkan sekarang ada sarung semi celana ataupun sarung lucu untuk anak -anak.

Meski demikian tampaknya model sarung klasik masih lebih digemari.

Sebagai outfit untuk sholat atau acara -acara lain sarung bisa dikombinasikan dengan jas,  hem, baju takwa, kaos polo atau bahkan kaos biasa. Asal bisa menyesuaikan warnanya tampilan sarung akan tampak bagus.

Meski begitu banyak pemakainya, sarung bukan busana asli  Indonesia. Sarung mulai masuk Indonesia pada abad ke 14, dibawa oleh para pedagang dari Arab dan India. Nah, sejak saat itu sarung menjadi busana yang sering dipakai oleh orang Indonesia.

Di balik tampilannya yang banyak disukai orang sarung ternyata menyimpan berbagai filosofi yang menarik.
Bentuknya yang longgar dan tanpa ikatan atau kancing mengajarkan pada pemakainya untuk memiliki pemikiran yang longgar atau lapang dalam menerima kebaikan dan melepaskan diri dari ikatan-ikatan rasa sombong, takabur juga sifat-sifat negatif lainnya.

Selain untuk busana dalam keseharian sarung bisa dimanfaatkan untuk selimut, alas duduk, bahkan untuk penutup kepala di kala panas matahari.  Ini bermakna agar para pemakainya belajar menjadi manusia yang bisa banyak memberikan manfaat bagi orang sekitarnya.

Baca Juga : Apakah perbedaan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)?

Ya, karena agama mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan manfaat bagi manusia yang lain.

Sarung itu Pakaian Sederhana, Tapi Bisa Menambah Wibawa

Sarung sudah menjadi bagian dari kehidupan umat Islam Indonesia dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Pakaian berupa kain yang dililitkan ke tubuh ini terasa praktis ketika dikenakan. Lebih sehat dan kelihatan lebih berwibawa. Apalagi outfitnya dikenakan berbarengan dengan baju koko dan peci atau songkok. 

Indonesia sebagai negara yang plural sudah tentu memiliki ragam produk sarung sesuai dengan asal daerahnya. Setiap daerah memiliki penghargaan dan simbol masing-masing pada sarung yang dipakai. 

Bagi umat Islam Indonesia, sarung sudah menjadi bagian dari kegiatan ibadah yaitu salat. Pakaian ini sangat populer mulai dari anak-anak hingga orang tua. Alasan yang paling banyak membuat orang lebih senang menggunakan sarung untuk salat karena nyaman, dan lebih terjaga kebersihannya.

Dalam Ramadan bercerita 2024 ini saya menampilkan outfit sarung sebagai pakaian untuk ibadah atau salat. Saya sudah memilih sarung untuk salat sejak SD, ketika masih menjadi murid di salah satu pondok pengajian di kampung. Semua anak-anak pengajian diwajibkan untuk memakai sarung ketika belajar ngaji, meskipun celana panjang juga sudah mulai digunakan di pondok pengajian lain.

Sampai sekarang sarung masih selalu menjadi outfit salat bersama peci dan baju koko. Rasanya lebih bersih dan terlihat lebih berwibawa. Penampilannya memang sederhana, tetapi aura yang keluar dari sarung ini sungguh kuat. 

Salam Ramadhan...:)

 

Sumber : Berbagi Sumber

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026

LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p

05/02/2026 10:34 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 14 kali
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya

04/02/2026 22:00 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 159 kali
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan

KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra

29/01/2026 00:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 575 kali
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah

KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe

28/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1174 kali
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah

Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi

15/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3582 kali
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam

Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi

31/12/2025 18:51 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2257 kali
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?

KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi

29/11/2025 23:31 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1781 kali
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik

25/11/2025 14:12 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2787 kali
Ketika Pak AR Berhasil “Memuhammadiyahkan” Warga NU Secara Massal

  Di Yogyakarta, 14 Februari 1916, lahirlah seorang lelaki yang kelak dikenal sebagai maestro dakwah yang halus tapi nendang: Abdul Rozak (A.R.) Fachruddin. Putra pasangan K

22/11/2025 11:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 533 kali
Transformasi Pendidikan: Mengapa Artificial Intelligence (AI) Vital untuk Masa Depan Pembelajaran

KISARAN-Dunia pendidikan sedang berada di ambang revolusi besar. Jika dahulu teknologi pendidikan hanya sebatas penggunaan proyektor atau komputer di laboratorium, kini kita menghadapi

21/11/2025 19:25 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1323 kali