• SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
  • SMK Bisa-Hebat (Berilmu, Beriman, Berakhlak dan Beramal)

Puasa Ramadhan Di Era Digital

Pada bulan puasa, intensitas ibadah umat Islam cenderung mengalami peningkatan. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan baik di mesjid, majelis taklim, sekolah, atau kampus. Aktivitas keagamaan yang dilakukan antara lain; sholat wajib berjamaah, sholat tarawih atau qiyamullail berjamaah, dzikir, berdo'a, membaca (tadarrus) Al-Qur'an, i'tikaf, pesantren kilat, atau diskusi-diskusi keagamaan.

Di era digital saat ini, pelaksanaan ibadah puasa pun tidak lepas dari pengaruh atau dampaknya. Era digital adalah era dimana akses informasi serba mudah dan cepat, plus ditunjang oleh perangkat teknologi informasi dan komunikasi canggih, orang-orang dapat meng-update informasi, berkomunikasi, dan memanfaatkan berbagai fitur aplikasi pada smartphone, tablet, atau perangkat internet yang dimilikinya.

Hampir setiap orang saat ini memiliki smartphone yang bisa digunakan untuk berbagai kepentingan. Fenomena kepemilikan tablet dan smartphone sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, dan jumlahnya semakin bertambah. Bahkan tablet dan smartphone bukan hanya menjadi kebutuhan komunikasi saja, tetapi menjadi perangkat untuk bisnis secara online, dan menjadi bagian dari gaya hidup.

Baca Juga : Mengenang Pak AR Fachrudin Ketua PP Muhammadiyah 1968-1990

Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sudah  familiar menggunakan smartphone. Saat ini setidaknya ada sekitar 7 miliar pengguna mobile di seluruh dunia. Sementara itu, jumlah pengguna layanan mobile selama ini tumbuh 7 persen tiap tahunnya. Pada kuartal pertama 2014 lalu saja penambahan pengguna mobile baru mencapai 120 juta. Dengan laju pertumbuhan seperti itu, maka tahun 2015 jumlah pengguna mobile diprediksi akan melampaui jumlah penduduk dunia yang saat ini mencapai kurang lebih 7,2 miliar. Dengan kata lain, jumlah penggunaan ponsel atau smartphone akan lebih banyak dibanding jumlah penduduk dunia itu sendiri.

Berdasarkan data yang dirilis oleh analis kawakan Horace H. Dediu dalam blognya, asymco.com, tahun 2014, Indonesia termasuk lima besar negara pengguna smartphone dengan pengguna aktif sebantak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh pengguna ponsel di dunia. 

Orang yang berpuasa saat ini dimudahkan bahkan dimanjakan oleh berbagai aplikasi yang dapat menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah puasa. Melalui tablet atau smartphone yang dimilikinya, orang yang berpuasa dapat mengunduh (download) berbagai aplikasi yang dibutuhkan baik melalui apple store bagi pengguna smartphone apple maupun play store bagi pengguna smartphone dengan sistem android.

Aplikasi-aplikasi penunjang ibadah puasa tersebut baik berkaitan dengan aktivitas ibadah, panduan perjalanan mudik, daftar menu buka puasa, sampai kepada tempat-tempat kuliner atau belanja yang bisa dituju untuk berbuka puasa atau mempersiapkan kebutuhan lebaran. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain: jadwal puasa, jadwal sholat atau jadwal imsyak, Al Qur'an digital, panduan belajar membaca Al-Qur'an, kumpulan hadist bukhari-muslim, kumpulan sholawat, kisah-kisah sahabat Rasul, kisah-kisah hikmah, tausyiah, berita-berita seputar ramadhan, lokasi mesjid-mesjid terdekat, aplikasi zakat, rumah makan atau restoran terdekat, pom bensin atau rest area, dan sebagainya. Stasiun TV,  radio, surat kabar, dan para pembuat aplikasi pun begitu semangat untuk membuat aplikasi-aplikasi tersebut karena pasti dibutuhkan oleh masyarakat khususnya umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa.

Baca Juga : Tebar Keberkahan, SMK Muhammadiyah 5 Kisaran Bagikan 400 Paket Takjil di Bulan Ramadhan 1445 H

Ketika semua penunjang ibadah puasa sudah dimudahkan, tentunya diharapkan umat Islam akan lebih khusyu dalam melaksanakan ibadah puasa. Melalui beragam aplikasi ibadah, dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, dan sarana  berlomba-lomba dalam kebaikan. Orang yang berpuasa bisa melakukan ibadah secara mobile karena tablet atau  smartphone tersebut tentunya selalu dibawa kemana-mana.

Melalui aplikasi kuliner, orang yang berpuasa bisa memilih atau mencari menu-menu buka puasa atau sahur pavorit, dan tempat-tempat untuk berbuka puasa. Dan melalui info mudik, para pemudik dapat mengetahui sekaligus memantau jalur-jalur mudik yang bisa dilalui, jalur alternatif untuk menghindari kemacetan saat arus mudik atau balik, dan tempat beristirahat jika untuk memulihkan stamina.

Berdasarkan kepada uraian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa perangkat teknologi informasi dan komunikasi berperan seperti dua mata pisau. Jika digunakan secara optimal, dapat dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran dan kekhusyuan pelaksanaan ibadah puasa, tetapi sebaliknya, jika salah menggunakannya, justru dapat menjadi pengganggu kekhusyuan ibadah puasa, misalnya hanya digunakan untuk menghabiskan waktu membuka media sosial, chatting, atau bermain game.

 Penulis : Idrisapandi

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026

LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p

05/02/2026 10:34 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 14 kali
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya

04/02/2026 22:00 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 173 kali
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan

KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra

29/01/2026 00:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 579 kali
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah

KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe

28/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1178 kali
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah

Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi

15/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3586 kali
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam

Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi

31/12/2025 18:51 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2257 kali
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?

KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi

29/11/2025 23:31 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1781 kali
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik

25/11/2025 14:12 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2791 kali
Ketika Pak AR Berhasil “Memuhammadiyahkan” Warga NU Secara Massal

  Di Yogyakarta, 14 Februari 1916, lahirlah seorang lelaki yang kelak dikenal sebagai maestro dakwah yang halus tapi nendang: Abdul Rozak (A.R.) Fachruddin. Putra pasangan K

22/11/2025 11:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 535 kali
Transformasi Pendidikan: Mengapa Artificial Intelligence (AI) Vital untuk Masa Depan Pembelajaran

KISARAN-Dunia pendidikan sedang berada di ambang revolusi besar. Jika dahulu teknologi pendidikan hanya sebatas penggunaan proyektor atau komputer di laboratorium, kini kita menghadapi

21/11/2025 19:25 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1326 kali