• SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
  • SMK Bisa-Hebat (Berilmu, Beriman, Berakhlak dan Beramal)

Tujuan Prakerin Bagi Siswa SMK dan Manfaatnya

Di beberapa sekolah saat ini ada yang mewajibkan bagi siswanya untuk melakukan prakerin (Praktik Kerja Industri) selama beberapa bulan. Tujuan Prakerin diadakan bagi siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan mutu dan wawasan dasar dalam Dunia Usaha atau Dunia Industri.

Prakerin (Praktik Kerja Industri) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya.

Dalam pelaksanaan tersebut dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha atau dunia industri setidaknya sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan bekal dari pembimbing di sekolah untuk memiliki ilmu-ilmu dasar yang akan diterapkan dalam dunia usaha atau dunia industri.

Tujuan Prakerin bukan hanya kegiatan magang biasa, melainkan jalan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan yang memiliki tujuan serta manfaat tersendiri untuk para siswa. Berikut liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tujuan Prakerin beserta manfaat yang perlu untuk diketahui.

Pelaksanaan Prakerin

Sebelum membahas tentang tujuan prakerin, penting untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan prakerin tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan seebelumnya, prakerin merupakan kegiatan yang diupayakan dari sekolah yang melibatkan siswa/siswi SMK (Sekolak Menengah Kejuruan) dan dilaksanakan di dunia industri untuk tujuan pendidikan.

Alasan utama mengapa para siswa/siswi harus memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktik Kerja Industri tidak mengalami kendala yang berarti dalam penerapan ilmu pengetahuan dasar yang kemungkinan besar dalam proses praktek kerja industri mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tidak diajarkan di Lembaga Kejuruan terkait.

Pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa/siswi SMK dengan kompetensi atau kemampuan siswa sesuai bidangnya serta menambah bekal di masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin banyak dan ketat dalam persaingannya.

Tujuan Prakerin

Tujuan prakerin tersebut penting diketahui oleh para siswa agar siswa dapat melaksanakannya dengan maksimal. Pasalnya prakerin mempunyai banyak manfaat yang dapat menumbuhkan etos kerja yang tinggi dan sifat dewasa yang lebih profesional ketika terjun ke dunia usaha atau dunia industri yang sesungguhnya. Manfaat dari kegiatan yang diwajibkan ini dapat disarakan setelah memahami apa tujuan prakerin tersebut.

  1. Tujuan prakerin bagi siswa yang pertama adalah para siswa/siswi dapat mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di  Sekolah. Buka hanya materi yang harus dikuasai tetapi juga praktek saat terjun ke dunia usaha atau dunia industri.
  2. Tujuan prakerin bagi siswa yang kedua adalah dapat membentuk pola pikir yang konstruktif pola pikir bagi siswa/siswi prakerin. Sehingga dapat melihat peluang untuk masa depan.
  3. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketiga adalah bisa melatih siswa untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara profesional di dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga todak merasa takut atau canggung lagi saat harus berkomunikasi secara profesional dengan banyak orang atau publik.
  4. Tujuan prakerin bagi siswa yang keempat adalah  bisa membentuk etos kerja yang baik bagi siswa dan siswi prakerin. Sehingga kedepannya siswa dapat menjadi seorang lulusan yang berkualitas, dengan skill dan kemampuan siswa yang sangat dibutuhkan ketika sudah terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
  5. Tujuan prakerin bagi siswa yang kelima adalah dapat menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa/siswi prakerin sesuai bidang masing-masing.
  6. Tujuan prakerin bagi siswa yang keenam adalah dapat menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ini akan berguna bagi siswa untuk dapat meningkatkan ketrampilan yang dimiliki, dan akan dibutuhkan ketika sudah terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
  7. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketujuh adalah bisa menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia usaha atau dunia industri yang dipilih oleh para siswa sebagai tempat magang.

Kewajiban siswa di tempat prakerin

Dalam proses pengajuan siswa-siswi prakerin wajib mengetahui prosedur yang diterapkan oleh lembaga, dunia usaha maupun dunia industri. Setiap lembaga, dunia usaha maupun dunia industri memiliki prosedur yang berbeda-beda tergantung dari kondisi masing-masing dunia usaha ataupun dunia industri terkait. Berikut ada beberapa kewajiban bagi siswa di tempat prakerin.

  1. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah disepati oleh masing-masing pihak.
  2. Mematuhi setiap instruksi ditempat kerja.
  3. Melaksanakan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
  4. Menjaga nama baik lembaga pendidikan, dunia usaha dan dunia industri.
  5. Melakukan observasi dan penelitian yang mempunyai tujuan positif.
  6. Bertanya kepada pihak yang berkompeten apabila kurang paham atau kurang dimengerti.

Manfaat Prakerin

Setelah ditinjau dari tujuan prakerin hingga kewajiban siswa di tempat prakerin sesuai yang sudah dijelaskan di atas, berikutnya adalah manfaat yang bisa dirasakan oleh siswa dari prakerin tersebut.

  1. Menambah Keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha atau dunia industri yang profesional dan handal.
  2. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan jaman.
  3. Membentuk pola pikir siswa-siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia industri maupun dunia kerja.
  4. Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia industri.
  5. Mengenal siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di dunia usaha atau dunia industri, sehingga ketika mereka terjun ke lapangan pekerjaan sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat.
  6. Meningkatkan efisien waktu dan tenaga dalam mendidik dan melatih tenaga kerja yang berkualitas.
  7. Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.
  8. Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi dan komunikasi terkini.
  9. Memberikan keuntungan pada pihak sekolak dan siswa-siswi iru sendiri, karena keahlian baru yang tidak diajarkan di Sekolah didapat di Dunia Usaha atau Dunia Industri.

 

Sumber: liputan6.com

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
INFORMASI KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, penetapan kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK Tahun Pelajar

03/05/2026 18:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 877 kali
THE ADVENTURE OF RAMADHAN

KISARAN-Ramadan itu bukan bulan biasa. Ini bukan sekadar momen tahunan yang datang lalu pergi, bukan sekadar perubahan jam makan atau pindah jam tidur. Bukan juga sekadar “vibes r

19/02/2026 15:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3456 kali
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026

LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p

05/02/2026 10:34 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 109 kali
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya

04/02/2026 22:00 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 572 kali
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan

KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra

29/01/2026 00:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3171 kali
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah

KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe

28/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1362 kali
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah

Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi

15/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3699 kali
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam

Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi

31/12/2025 18:51 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2413 kali
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?

KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi

29/11/2025 23:31 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1916 kali
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik

25/11/2025 14:12 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2935 kali