Yang Perlu Diperhatikan Guru Pada Saat Memberikan Penguatan
Sebagai seorang guru, wajib memiliki keterampilan dasar memberikan penguatan. Penguatan ini berguna untuk membangkitkan motivasi belajar terhadap para murid. Dengan begitu, di dalam proses belajar mengajar bisa mencapai suatu hasil yang maksimal. Lantas, hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh guru pada saat memberikan penguatan?
Di dalam kegiatan belajar mengajar, penguatan memiliki peran yang cukup penting guna meningkatkan keefektifan proses pembelajaran. Respon positif atau pujian guru terhadap murid bakal membuat siswanya merasa senang serta merasa punya kemampuan, dan membangun rasa percaya dirinya. Tetapi sayangnya, banyak guru yang hanya memberi teguran-teguran atau respon negatif terhadap perbuatan-perbuatan negatif siswanya saja. Sehingga guru perlu berlatih dalam memberikan penguatan terhadap siswanya.
Guru Pada Saat Memberikan Penguatan, Perhatikan Hal Ini!
Pada jenjang pendidikan dasar, memberi penguatan harus dilakukan sesering mungkin. Reinforcement (penguatan) sendiri merupakan semua bentuk respon, baik yang sifatnya verbal maupun nonverbal. Tujuan penguatan ini yaitu untuk memberi feedback alias umpan balik terhadap murid atas perbuatannya sebagai bentuk dorongan atau koreksi.
Keterampilan untuk memberikan penguatan ini terdiri atas sejumlah komponen yang perlu Anda pahami dan kuasai penggunaannya sebagai seorang guru supaya bisa memberikan penguatan yang bijaksana dan juga sistematis.
Penguatan sendiri bisa Anda lakukan secara verbal maupun nonverbal. Untuk penguatan secara verbal ini bisa berupa kata-kata dan kalimat pujian. Sebagai contoh penguatan dengan kata-kata ini dapat berupa: benar, tepat, bagus, ya, baik, bagus sekali, setuju, cerdas, pintar, mengagumkan, dan lain sebagainya. Sementara itu penguatan verbal dalam bentuk kalimat contohnya:
- "Wah, pekerjaanmu bagus sekali"
- "Ibu merasa puas dengan jawabanmu"
- "Nilai matematika kamu semakin lama semakin baik"
- "Andres, contoh yang kamu berikan sangat tepat"
- "Wah, jawaban kamu lengkap sekali"
Sedangkan untuk penguatan non verbal bisa Anda lakukan dengan cara: gerakan mendekati murid, sentuhan, acungan jempol, dan juga kegiatan yang menyenangkan.
Prinsip-prinsip Pemberian Penguatan
Hendaknya, guru pada saat memberikan penguatan terhadap siswanya harus dilakukan dengan penuh kehangatan dan benar-benar tulus. Ya, penguatan tidak boleh dibuat-buat hanya untuk menimbulkan kesenangan siswa saja.
Penguatan ini diperlihatkan dengan suara, mimik, serta gerak badan yang luwes, sehingga memberi kesan terhadap siswa bahwa guru tersebut sungguh-sungguh melakukan hal itu.
Guru yang memberi penguatan terhadap muridnya harus sesuai dengan tingkah laku serta penampilannya. Sehingga siswa mengerti dan yakin bahwa apa yang dilakukannya pantas memperoleh penguatan. Tetapi, tak menutup kemungkinan juga saat penguatan itu berbentuk motivasi dengan tujuan mendorong muridnya agar lebih baik lagi perilakunya (dalam tanda kutip masih belum sesuai penampilan dan tingkah lakunya dengan penguatan). Sehingga penguatan ini bermakna bagi si murid.
Supaya guru pada saat memberikan penguatan menjadi lebih efektif, hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip penguatan berikut ini.
Kehangatan dan Keantusiasan
Hendaknya guru pada saat memberikan penguatan tunjukkanlah sikap yang hangat serta antusias, bahwa penguatan tersebut benar-benar Anda berikan sebagai balasan terhadap respon yang diberikan murid.
Kebermaknaan
Yakinkan pada diri murid bahwa penguatan yang Anda berikan sebagai guru merupakan penguatan yang wajar. Sehingga benar-benar bermakna bagi murid. Hindari penguatan yang berlebihan, sebab bisa mematikan motivasi murid.
Pergunakan Penguatan yang Bervariasi
Penguatan yang sejenis serta Anda lakukan secara berulang-ulang bisa menyebabkan kebosanan, sehingga tak efektif untuk membangkitkan motivasi belajar murid. Sekali-kali pergunakan penguatan dengan bahasa verbal serta dengan gerakan-gerakan.
Beri Penguatan dengan Segera
Guru pada saat memberikan penguatan, sebaiknya lakukan segera usai muncul respon atau tingkah laku tertentu. Sebab, penguatan yang ditunda pemberiannya tidak bakal efektif lagi serta kurang bermakna.
Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.
Sumber: detiknet.my.id
1 Komentar
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
INFORMASI KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026
Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, penetapan kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK Tahun Pelajar
THE ADVENTURE OF RAMADHAN
KISARAN-Ramadan itu bukan bulan biasa. Ini bukan sekadar momen tahunan yang datang lalu pergi, bukan sekadar perubahan jam makan atau pindah jam tidur. Bukan juga sekadar “vibes r
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026
LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia
KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan
KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah
KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah
Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam
Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?
KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik


Makasih atas referensi tentang penguatan luar biasa