BERHENTILAH UNTUK MELAWAN MUHAMMADIYAH
Ada beberapa pihak, kelompok maupun barisan yang selalu mencari masalah dan keributan dengan Muhammadiyah baik dalam aspek paham keagamaan, pandangan politik, amal usaha, kekuatan organisasi, nilai aset dan juga segala aktivitas Muhammadiyah.
Muhammadiyah itu terlepas jika masih memiliki kekurangan, secara garis besar organisasi ini sangat kuat mengakar dan juga sangat tinggi menjulang yang telah biasa serta mahir dalam menghadapi angin yang menggonjang serta berbagai kendala apapun.
Persyarikatan Muhammadiyah itu bergerak untuk menolong seluruh umat manusia khsusnya kaum muslimin yang menjadi segmen dakwah Muhammadiyah. Siapa sangka bila Muhammadiyah hari ini banyak ragam penilaian oleh para ahli sampai para masyarakat akar rumput yang memiliki nilai aset besar dan bahkan ada yang menilai sebagai negara Muhammadiyah dikarenakan pola organisasi nya mirip sebuah negara maju dan modern. Hal tersebut merupakan sebuah kehormatan dan juga sebuah apresiasi luas terhadap gerakan dakwah islam yang dilakukan oleh Muhammadiyah.
Disadari atau tidak, ada beberapa pihak yang jika diperhatikan selalu merasa tidak senang, memandang sebelah mata, mengucilkan perannya, bahkan sampai mencoba melawan atau intervensi kekuatan Muhammadiyah sebagai organisasi islam di Indonesia ini.
Hal itu kemungkinan adanya rasa kebencian, kedengkian dan juga kesyirikan yang luar biasa besarnya ketika melihat Muhammadiyah sebagai Persyarikatan yang mandiri, egaliter, inklusif dan juga berdikari. Barisan yang selalu menganggap remeh peran Muhammadiyah dalam membangun negeri, mencerahkan umat, membesarkan bangsa dan juga memajukan negara pada dasarnya adalah kelompok yang iri lagi tak mampu serta mencari masalah demi kepentingan barisannya yang sangat politis lagi oportunis. Hal yang kadang membuat sebagian warga Muhammadiyah tahu dan paham sampai-sampai tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat pola tingkah lakunya.
Begitulah jika ada sebuah perkumpulan lain yang hanya memikirkan kepentingan sehingga hanya mampu memiliki rasa kebencian dan perlawanan terjadi ormas islam bernama Muhammadiyah ini. Di sisi lain sedih juga melihatnya, akan tetapi harus ada ketegasan juga jika sudah ada pihak yang mencoba mengganggu untuk melakukan perlawanan terhadap gerak dakwah Muhammadiyah.
Berhentilah untuk melawan Muhammadiyah yang hanya karena merasa iri dengki akibat memiliki kepentingan yang kemudian menilai buruk Muhammadiyah demi urusannya. Jangan coba mengganggu paham keagamaan Muhammadiyah jika hanya untuk mencari sensasi dan keributan beragama pada Muhammadiyah.
Jangan berusaha melawan Muhammadiyah hanya karena mempertahankan kepentingan politis dengan cara ingin menafikan membuang peran Muhammadiyah. Jangan melakukan ancaman apapun kepada Muhammadiyah atas dasar kebencian hanya karena tak sanggup melakukan hal yang sama dengan Muhammadiyah. Jangan pula berupaya keras untuk menghalangi gerak langkah Muhammadiyah dalam memajukan bangsa dengan mencerahkan umat manusia. Dan tentunya jangan merasa arogan hanya untuk melenyapkan peran penting Muhammadiyah di negara tercinta ini.
Itu semua bukan ultimatum ataupun peringatan keras, melainkan sebuah upaya memberikan gambaran pemahaman supaya Berhentilah untuk melawan Muhammadiyah, sebab nantinya akan malu sendiri serta akan terhina dengan sendirinya. Lebih baik upayakan saja barisan sendiri kepada sesuatu yang lebih bermanfaat tanpa harus berusaha ingin melawan Muhammadiyah dengan alasan dalih apapun itu.
Kenapa ada beberapa pihak yang berusaha untuk melawan Muhammadiyah baik secara sembunyi ataupun terang-terangan itu tak pernah berhenti dan terus berusaha menjatuhkan.
Ada banyak kemungkinan atas jawabannya, yang jelas karena merasa bahwa bila masih ada Muhammadiyah di negeri ini akan banyak mempengaruhi masyarakat menjadi lebih cerdas, amanah, modern, kritis, dan Berkemajuan serta lainnya. Bisa saja para pihak itu sera formal terlihat sangat menghormati Muhammadiyah, akan tetapi secara non formal terlihat banyak indikasi bahwa ternyata selalu ingin melawan Muhammadiyah dengan berbagai cara, apalagi jika menggunakan tangan-tangan kekuasaan dan tangan politik adu domba.
Sebuah fenomena realitas yang dibilang spekulasi, namun juga ada benarnya dan bahkan sangat realitas kejadiannya. Pihak yang melawan Muhammadiyah itu beragam, ada yang hanya motif mencari panggung popularitas, ada yang ingin mencari sensasi, adapula yang bermain api gertak sambal, ada yang karena keisengan akibat punya pengalaman kebencian sampai pada berusaha mematikan dakwah Muhammadiyah di panggung kekuasaan dan di lingkungan pemerintahan atau pun di lingkungan masyarakat.
Pada intinya adalah bahwa Berhentilah untuk selalu berusaha melawan Muhammadiyah dengan cara apapun itu, sebab nantinya akan rugi sendiri, akan malu sendiri, akan susah sendiri, akan hancur sendiri dan akan gila sendiri. Sebab Muhammadiyah itu dilawan atau tidak akan terus kuat mengakar dalam melakukan dakwah islam untuk kemaslahatan.
Seberapa pun besarnya jabatan, kekuasaan, kekuatan politik, banyaknya harta benda, hebatnya dinasti keluarga jika ingin melawan gerak langkah Muhammadiyah, maka akan sia-sia semua itu nantinya. Karena bagi Muhammadiyah menolaknya agama Allah lebih afdhol, sehingga Allah pun akan menolong dan menjaga Muhammadiyah, sedangkan para pihak yang melawan biasanya yang akan hancur berantakan serta jatuh tertimpa tangga beserta seluruh isinya.
Akan lebih baik bila justru turut serta membantu Muhammadiyah untuk terus mencerahkan umat manusia agar selalu menjadi insan kamil, insan karim dan insan kabir dalam kemaslahatan hidu manusia.
Berhentilah untuk melawan Muhammadiyah hanya karena sesuatu yang tidak masuk akal apalagi hanya karena urusan duniawi, sebab yang terpenting dalam hidup ini adalah menjadi bermanfaat untuk semua umat. Jadilah manusia yang setidaknya jika tidak memilih bersama Muhammadiyah, maka setidaknya jadi manusia yang mampu menerima kehadiran dan peran Muhammadiyah di negeri ini.
Dengan begitu yang dicari adalah kedamaian ketentraman dan juga keselamatan dalam hidup yang hanya mengharap ridho Allah semata saja.
Ditulis Oleh : As'ad Bukhari, S.Sos., MA
(Analis Intelektual Muhammadiyah Islam Berkemajuan)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026
LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia
KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan
KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah
KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah
Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam
Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?
KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik
Ketika Pak AR Berhasil “Memuhammadiyahkan” Warga NU Secara Massal
Di Yogyakarta, 14 Februari 1916, lahirlah seorang lelaki yang kelak dikenal sebagai maestro dakwah yang halus tapi nendang: Abdul Rozak (A.R.) Fachruddin. Putra pasangan K
Transformasi Pendidikan: Mengapa Artificial Intelligence (AI) Vital untuk Masa Depan Pembelajaran
KISARAN-Dunia pendidikan sedang berada di ambang revolusi besar. Jika dahulu teknologi pendidikan hanya sebatas penggunaan proyektor atau komputer di laboratorium, kini kita menghadapi

