• SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
  • SMK Bisa-Hebat (Berilmu, Beriman, Berakhlak dan Beramal)

MUHASABAH CINTA REMAJA

Muhasabah Cinta Remaja
Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan-Mu
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung do'aku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya Ilahi
Muhasabah cintaku

Pada akhir bulan kedua tahun masehi, bekas-bekas sambutan hari cinta sedunia masih tersisa. Terutama promo cemilan khas seperti coklat atau permen yang masih teronggok di rak-rak mini market. Pastinya, bukan cemilan itu yang kita buru di akhri bulan.
Tapi sebuah renungan tentang balada cinta yang terus menerus menghantui remaja. Untuk itu, penulis teringat sebuah lagu lawas yang bisa bikin super baper yang dengerinnya. Sebuah single dari group nasyid yang di rilis tahun 2012. Liriknya yang mengharu biru, mengingatkan kita akan sebuah penyesalan saat rasa cinta justra menjauhkan kita dari Dia. Muhasabah Cinta.
Sebagai bentuk muhasabah dari tren pergaulan remaja, berikut beberapa catatan untuk kita renungkan bersama.

Pertama, Stop Budaya Pacaran.
Pacaran sering dijadikan simbol pergaulan remaja modern. Seolah, belon afdhol jadi remaja kalo gak kenal dunia pacaran. Mitosnya, pacaran bikin remaja tambah gaul, trendi, dan pastinya kekinian. Walhasil, banyak remaja yang terjerumus ke dalam ajang baku syahwat ini.

Padahal kenyataannya, pacaran cuman jadi tempat ngebucin antar dua remaja yang tengah dimabuk asmara. Terutama di bulan Februari, linimasa sosial media dipenuhi remaja en remaji yang pamer gacoan. Tak sungkan mengumbar kemesraan biar jadi bahan omongan. Banjir pujian.
Kebayang ya kalo udah ngebucin, lupa daratan tapi ingat petunjuk setan. Udah nggak peduli lagi dengan peringatan Allah swt dalam firmanNya:
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’ : 32).
Gak ada ceritanya remaja pacaran itu jauh-jauhan. Kalo pun ada LDR, itu cuman kemasan aja. Jauh di mata, dekat di hati. Terpisah jarak, terikat janji. Giliran kopdar, tetep aja deketin zina. Jalan bareng. Makan bareng. Sampai kebablasan tidur bareng. Ngeri!
Karena itu, ayo kita sama-sama kampanyekan stop budaya pacaran. Terutama di kalangan remaja, biar masa depan mereka di dunia dan akhirat tak tergadaikan.

Kedua, Say No To Valentine Day
Ini yang jadi biang makin terhanyutnya remaja dalam kubangan maksiat atas nama cinta. Tanggal merah jambu yang hanya ada di bulan Februari ini, selalu ditunggu remaja en remaji yang tengah dimabuk asmara. Bahkan yang jomblo sekalipun, bela-belain berburu pasangan biar saat hari H, bisa ikut-ikutan pamer gacoan dan latah mengumbar kemesraan.

Padahal bagi remaja muslim, gak ada secuilpun kebaikan dengan ikut ambil bagian dari perayaan budaya barat ini. Udah tahu kan, kalo asal muasal perayaan hari kasih sayang ini terhubung dengan budaya pemujaan terhadap dewa-dewa dan penyebaran agama di luar Islam.
Itu artinya, kalo kita sebagai remaja muslim ikut-ikutan ngerayain sama dengan menggadaikan akidah dan keimanan kita. Cuman dapat kesenangan, tapi kemuliaan agamanya dipertaruhkan. Boncos abis!
Rasulullah saw mengingatkan kita,  “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut .” (HR. At-Tirmidzi).

Ibnul Qayyim berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan semisalnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutu-kan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.”
So, jangan sampai budaya pemujaan terhadap rasa cinta ini menjerumuskan kita pada kekufuran. Suarakan dengan lantang pada dunia, remaja muslim nggak valentinan!

Ketiga, Jangan Gagal Fokus Gaes!
Dalam Islam, remaja sejatinya bukan sekedar masa transisi dari kehidupan anak-anak menuju manusia dewasa. Tapi remaja adalah masa emas para calon pemimpin masa depan yang sudah terbebani oleh hukum syariat. Sehingga kehidupan mereka idealnya tak jauh dari dua hal saja sebagaimana diingatkan dalam sebuah nasihat.
“Demi Allah, hakikat seorang pemuda adalah dengan ilmu dan taqwa; bila keduanya tidak ada padanya maka tidak ada harga diri baginya”. (Imam Syafi’i).

Kalo hari-harinya remaja cuman dihabiskan dengan mengumbar kemesraan di sosial media, pamer gacoan, atau ngebucin tak kenal tempat, pastinya makin menjauh dari perilaku taat. Boro-boro getol membekali dirinya dengan ilmu dan takwa, yang ada ditempel terus oleh perilaku maksiat. Gegara cinta yang ternoda.
Karena itu, remaja muslim jangan gagal fokus untuk mengisi hari-harinya. Bukan berkutat dalam dunia percintaan. Tapi selalu hadir dalam majelis-majelis ilmu untuk menambah pengetahuan dan tsaqofah islam. Tak lupa, ketakwaannya juga selalu dijaga dengan menjadikan aturan Islam sebagai standar perbuatannya.

Untuk urusan cinta, cukup dipahami kalo rasa ini adalah anugerah. Kalo udah siap berumah tangga, baru deh tanam benih-benih asmara pada dia yang akan menjadi pasangan sejati pencetak generasi Islam pemimpin masa depan.

Kalo belum siap, amankan dulu rasa cintanya agar perburuan bekal ilmu dan takwa terus menggelora. Bukakan jalannya dengan aktif dalam pengajian rutin. Kenali Islam lebih dalam sehingga ilmu kita bertambah, makin getol juga beribadah.
Dan jangan lupa, selalu berdoa agar Allah swt mengampuni dosa dan khilaf kita selama ini yang telah melakukan mal praktek dalam urusan cinta. Seperti kata sebuah group nasyid, Ampuni khilaf dan salah Selama ini Ya Ilahi…Muhasabah cintaku….[]

Sumber: Rahmad Taher

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
INFORMASI KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, penetapan kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK Tahun Pelajar

03/05/2026 18:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 850 kali
THE ADVENTURE OF RAMADHAN

KISARAN-Ramadan itu bukan bulan biasa. Ini bukan sekadar momen tahunan yang datang lalu pergi, bukan sekadar perubahan jam makan atau pindah jam tidur. Bukan juga sekadar “vibes r

19/02/2026 15:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3442 kali
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026

LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p

05/02/2026 10:34 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 101 kali
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya

04/02/2026 22:00 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 540 kali
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan

KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra

29/01/2026 00:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3169 kali
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah

KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe

28/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1356 kali
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah

Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi

15/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3696 kali
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam

Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi

31/12/2025 18:51 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2406 kali
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?

KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi

29/11/2025 23:31 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1910 kali
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik

25/11/2025 14:12 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2930 kali