• SMK MUHAMMADIYAH 5 KISARAN
  • SMK Bisa-Hebat (Berilmu, Beriman, Berakhlak dan Beramal)

Menolak Lupa: Sejarah Peringatan Hari Toleransi Internasional 16 November 2022

Setiap 16 November umat beragama memperingati Hari Toleransi Internasional pada setiap tahunnya. Berdasarkan sejarahnya, Peringatan pertama kali dilakukan oleh UNESCO tahun 1995 atau tepatnya saat HUT ke-50 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Saat itu, negara-negara anggota UNESCO berpendapat bahwa toleransi merupakan cara menghindari ketidakpedulian dalam kehidupan bermasyarakat. Hasil deklarasi itu kemudian membuat para anggota PBB untuk menetapkannya sebagai Hari Toleransi Internasional.

Latar belakang diselenggarakannya Hari Toleransi Internasional lantaran banyaknya kasus diskriminasi, kekerasan, hingga ketidakadilan di belahan dunia. Sehingga deklarasi ini, dibuat sebagai wujud penghormatan terhadap bentuk ekspresi serta beragam budaya yang ada.

Toleransi atau Toleran sendiri, berasal dari bahasa latin “tolerare” yang artinya sabar membiarkan sesuatu. Sedangkan pengertian toleransi secara luas adalah perilaku atau sikap manusia yang tidak menyimpang dari aturan, dimana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain.

Kata Toleransi bisa berarti sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat ataupun lingkup lainnya. Sikap toleransi dapat menghindari diskriminasi, walaupun terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam masyarakat.

Toleransi dapat terjadi lantaran adanya keinginan untuk sedapat mungkin menghindarkan diri dari perselisihan. Contoh sikap toleransi antara lain: menghargai pendapat orang lain yang berbeda, serta saling tolong-menolong antar sesama manusia tanpa memandang suku, ras, agama, dan antar golongan.

Sementara toleransi beragama, adalah sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama lain, seperti:

  1. Tidak memaksakan orang lain untuk menganut agama kita
  2. Tidak mencela/menghina agama lain dengan alasan apapun
  3. Tidak melarang atau mengganggu umat agama lain untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

United Nations Association-UK merekomendasikan tiga cara yang bisa menumbuhkan toleransi yaitu:

  1. Pendidikan

Ketidaktahuan tentang perbedaan budaya, agama dan etnis di sekitar kita bisa menyebabkan ketidakamanan. Nah, dengan pendidikan, perbedaan tersebut diharapkan bisa diterima.

  1. Regulasi dan Penegakkan Hukum

Undang-undang untuk menghukum tindakan intoleransi seperti ujaran kebencian, diskriminasi, SARA sangat diperlukan. Selain itu, penegakkan hukum dan peradilan untuk menjamin hak-hak para korban intoleransi juga harus dijamin.

  1. Hentikan Stereotip Negatif

Orang yang memiliki stereotip negatif biasanya memiliki prasangka buruk terhadap seseorang atau kelompok yang mendapat ‘label’ negatif. Sehingga orang atau kelompok yang memiliki stereotip negatif didorong untuk tidak main hakim sendiri dengan cara generalisasi.

Mengutif apa yang disampaikan KH, Makruf Amin, Wakil Presiden RI bahwa ia berkata, “Saya akan berdiri paling depan dalam menjaga Pancasila dan Kebhinekaan”. hendaknya tiap warga negara selalu menjadi yang terdepan menjaga dan mengedepankan prinsip persamaan.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
INFORMASI KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, penetapan kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK Tahun Pelajar

03/05/2026 18:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 851 kali
THE ADVENTURE OF RAMADHAN

KISARAN-Ramadan itu bukan bulan biasa. Ini bukan sekadar momen tahunan yang datang lalu pergi, bukan sekadar perubahan jam makan atau pindah jam tidur. Bukan juga sekadar “vibes r

19/02/2026 15:07 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3443 kali
UNDANGAN KULIAH RPL GURU NASIONAL 2026

LATAR BELAKANG Selama bertahun-tahun, guru di seluruh Indonesia telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan. Mereka mengajar, membimbing, menyusun perangkat pembelajaran, mengikuti p

05/02/2026 10:34 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 103 kali
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia

KISARAN-Hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Suara Muhammadiyah menyediakan jadwal imsakiya

04/02/2026 22:00 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 540 kali
Jejak Abadi: Pengaruh Seorang Guru yang Baik Tidak Akan Pernah Bisa Terhapuskan

KISARAN-Ada sebuah kutipan terkenal dari Henry Adams yang berbunyi: "Seorang guru memengaruhi keabadian; ia tidak pernah tahu di mana pengaruhnya berhenti." Kalimat ini bukan sekadar ra

29/01/2026 00:09 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3170 kali
Dari Roemah Miskin ke Gerakan Sosial: Sejarah Al-Ma’un Muhammadiyah

KISARAN-Tepat pada 13 Januari 1923, Muhammadiyah mendirikan Roemah Miskin (armen huis). Rumah Miskin ini merupakan gagasan bersejarah dari Kiai Sudja’ yang kala itu dibe

28/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1358 kali
Integrasi Nilai-Nilai Isra Mikraj dalam Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah

Oleh :HAZLANYAH RAMELAN, M.Si.Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. KISARAN-Peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan malam spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidi

15/01/2026 23:04 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 3696 kali
Memaknai Pergantian Tahun: Refleksi dan Muhasabah dalam Bingkai Islam

Oleh :Hazlansyah Ramelan, M.Si.(Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran) Momen pergantian tahun seringkali identik dengan perayaan meriah, kembang api, dan hiruk-pikuk keramaian. Namun, bagi

31/12/2025 18:51 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2406 kali
Transformasi Pendidikan Vokasi: Seberapa Vital AI bagi Siswa SMK Bisnis dan Manajemen?

KISARAN-Di era Revolusi Industri 4.0 yang kini beranjak menuju 5.0, lanskap dunia kerja mengalami pergeseran seismik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor teknologi murni, tetapi

29/11/2025 23:31 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 1910 kali
Di Balik Papan Tulis: Ode untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

KISARAN-Setiap tanggal 25 November, lini masa media sosial kita mungkin dipenuhi dengan ucapan terima kasih, foto-foto nostalgia masa sekolah, dan lirik lagu Hymne Guru. Namun, di balik

25/11/2025 14:12 - Oleh RUDY S. MARPAUNG - Dilihat 2931 kali